KEHEBATAN SCAMMER LOVE DALAM MENCARI KORBAN DITINJAU DARI ASPEK HUKUM DAN PSIKOLOGI

  • yaoma tertibi universitas nahdlatul ulama blitar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin melesat di dunia saat ini, memunculkan fenomena baru yang disebut kejahatan dunia maya (cyber crime), bahkan dapat juga dilakukan komunikasi scammer love atau love scam. Tipe wanita Indonesia yang mengedepankan good looking seperti putih, bersih, tinggi dll. yang mana itu semua banyak dimiliki oleh orang asing. Menjadikan mereka mempunyai harapan besar untuk mencari suami dari negara lain, meskipun latar belakang orang asing tersebut belum diketahui secara pasti. Oleh karena hal tersebut banyak orang yang memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan kejahatan, terutama kepada wanita-wanita di Indonesia. Untuk para pembaca baik dari kalangan yang berlatar belakang akademik maupun masyarakat umum agar dijadikan pengetahuan bahwasanya jangan mudah menaruh kepercayaan kepada orang lain, karena kejahatan tidak mengenal tempat dan waktu. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dan studi pustaka ( library research). Dari hasil penelitian memperoleh hasil beberapa faktor yang menyebakan terjadinya kejahatan dengan cara komunikasi scammer love untuk memberikan solusi. Scammer love memakai cara dengan melibatkan emosi atau perasaan koban kemudian memanfaatkan perasaan atau niat baik untuk melakukan penipuan. Dan tergolong penipuan dengan menyebarkan berita bohong untuk menarik perhatian korbanya, dikenakan Pasal 28 Ayat 1, ketika pelaku memeras sera mengancam maka dikenai Pasal 27 UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE Pemerasan dan Pengancaman. Survei menyatakan bahwa website merupakan phishing yang paling banyak dan cara pencegahannya dengan self-efficicacy (keyakinan individu) dalam mengambil suatu tindakan dan keputusan.

Published
2023-11-13