Analisis Kinerja Kapasitas Jalan Penghubung JLS Dengan Pusat Kegiatan Kecamatan Wates Blitar
Abstract
Penelitian ini dilakukan selama satu minggu di Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, dengan tujuan untuk menganalisis kondisi jalan penghubung JLS dengan pusat kegiatan serta penggunaan lahan di wilayah tersebut. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan kondisi infrastuktur jalan tergolong baik. Hal ini diperkuat dengan hasil kapasitas jalan sebesar 1243,0096 smp/jam dengan derajat kejenuhan sebesar 0,215 yang dimana masih berada pada di bawah ambang batas sebesar 0,75, sehingga menunjukan bahwa jalan masih mampu melayani volume lalu lintas yang ada. Namun demikian, ditemukan permasalahan pada segmen 1 berupa alinyemen vertikal dengan kelandaian ebesar 10,31%, yang melebihi batas maksimum kelandaian yang ditetapkan, yaitu sebesar 6%. Kondisi ini dapat menurunkan aspek keselamatan dan kenyamanan berkendara. Dari segi penggunaan lahan, Kecamatan Wates,didominasi oleh lahan persawahan sebesar 41,01%, diikutu oleh kawasan hutan sebesar 25,01%, sedangkan kawasan terbangun mencakup 7,76%. Kawasan terbangun terpadat terdapat pada Desa Wates,Mojorejo, Purworejo, serta Sumberarum. Hal ini menunjukan konsentrasi aktivitas masyarakat pada wilayah tersebut. Temuan ini dapat menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan dan pengolahan wilayah secara berkelanjutan.



