Penerapan Model Blended Learning pada Pembelajaran Sejarah untuk meningkatkan Kemampuan Siswa Memaknai Nilai-Nilai dari Peristiwa Sejarah Kelas X TKJ 1 Semester I SMK Negeri 1 Baureno Tahun Pelajaran 2022/2023

  • Siti Nur Azizah SMK Negeri 1 Baureno, Indonesia

Abstract

Siswa harus menggunakan ingatan, imajinasi, kemampuan penalaran, dan penilaian mereka saat mengumpulkan, memeriksa, dan menghubungkan fakta untuk menarik kesimpulan, menimbang bukti, dan membentuknya selama setiap tingkat pembelajaran sejarah. Pendapat umum hanya dapat dipelajari untuk waktu yang singkat, dan mungkin tidak sepenuhnya akurat. Singkatnya, sejarah harus dapat memberikan pengetahuan yang penting untuk memahami dunia nyata. Ada sejumlah keuntungan mempelajari sejarah, termasuk kemungkinan memperoleh nilai-nilai pendidikan, inspirasi, interaktif, dan rekreasi. Mempelajari sejarah dapat membantu seseorang menghadapi romantisme kehidupan secara lebih efektif. Sejarah sering dijadikan alat politik oleh mereka yang ingin mengkonsolidasikan kekuasaan dan menghilangkan lawan politik. Hal ini menunjukkan bahwa belajar sejarah itu penting dan sejarah juga berfungsi sebagai pelajaran hidup. Seseorang tidak akan dapat memahami situasi saat ini jika mereka tidak mempelajari sejarah. Karena hasil atau prosedur yang terjadi di masa lalu adalah apa yang terjadi saat ini. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana model Blended Learning digunakan dalam pembelajaran sejarah pada siswa kelas X TKJ 1 Semester I SMK Negeri 1 Baureno tahun pelajaran 2022/23 untuk membantu mereka lebih memahami makna dibalik peristiwa sejarah. Di SMK Negeri 1 Baureno dilakukan penelitian tindakan kelas. Mata pelajaran sejarah untuk kelas X TKJ 1 diajarkan oleh guru peneliti di sekolah ini. Dari Juli hingga September 2022, penelitian ini berlangsung selama dua bulan. Kemampuan siswa kelas X TKJ 1 Semester I SMK Negeri 1 Baureno Tahun Pelajaran 2022/2023 dalam menginterpretasikan nilai-nilai peristiwa sejarah dapat ditingkatkan melalui penerapan model blended learning pada pembelajaran sejarah. Model Blended Learning dapat meningkatkan motivasi siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran dengan menjadikan mereka lebih aktif, antusias, dan bebas dari kebosanan. Dengan menggunakan model Blended Learning, data prestasi belajar siswa (hasil ulangan harian) menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar pada setiap siklusnya. Hal ini terbukti bahwa sebelum dilakukan penelitian nilai rata-rata siswa adalah: Siklus I 61 (rendah): 72, dengan siklus berikutnya: 83 (baik). Hal ini menunjukkan bahwa siswa mampu memecahkan masalah dan memiliki kepercayaan diri untuk menyuarakan pendapatnya. Alhasil, prestasi belajar siswa kelas X TKJ 1 SMK Negeri 1 Baureno bisa langsung meningkat untuk tahun ajaran 2022/23 sehingga penelitian ini berhasil.

Published
2023-02-28