Patria Educational Journal (PEJ) https://ojs.unublitar.ac.id/index.php/pej <div id="pkp_content_main" class="pkp_structure_main" role="main"> <div class="page"> <p>PEJ: Patria Educational Journal focuses on research and development in the field of education. The journal serves as a platform for the publication of scholarly works that contribute to the advancement of knowledge, innovation, and professional practice in education. The scope of the journal covers six main fields: (1) Education and Learning, (2) Language and Literature Education, (3) Physical Education and Sports, (4) Arts and Culture Education, (5) Science Education, and (6) Social Sciences and Humanities Education.</p> </div> </div> <div class="pkp_structure_sidebar left" role="complementary" aria-label="Sidebar">&nbsp;</div> Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar en-US Patria Educational Journal (PEJ) 2809-4298 Inovasi SIGRA (Satgas Inspiratif Gerakan Ramah Anak) sebagai Upaya Penguatan Karakter Disiplin Murid Sekolah Dasar https://ojs.unublitar.ac.id/index.php/pej/article/view/2785 Disciplined character is an essential aspect of personality development among elementary school students. This study aims to describe the need for developing and designing SIGRA (Inspirational Child-Friendly Movement Task Force) as an innovation to strengthen students’ discipline character at SDN Wonokusumo VI/45 Surabaya. The study employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving the principal, teachers, and students selected through purposive sampling. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings revealed that disciplinary problems, such as tardiness, bullying, and classroom misconduct, were still prevalent despite the implementation of various character education programs. Furthermore, the existing programs had not optimally involved students as agents of change. Therefore, SIGRA was developed by integrating the concepts of student agency, peer leadership, and positive school culture to encourage students’ active participation in fostering disciplinary habits. The findings contribute to the development of a more participatory, sustainable, and child-friendly character education model in elementary schools. Keywords: SIGRA, discipline character, positive school culture, student agency, elementary school. Hendra Santoso Hitta Alfi Muhimmah Raden Roro Nanik Setyowati ##submission.copyrightStatement## 2026-06-30 2026-06-30 6 2 114 121 10.28926/pej.v6i2.2785 Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) Sebagai Media Pembelajaran Interaktif di Sekolah https://ojs.unublitar.ac.id/index.php/pej/article/view/2684 Perkembangan teknologi layar sentuh (touchscreen technology) dalam pendidikan anak usia dini menunjukkan tren yang semakin meningkat secara global. Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran anak usia dini semakin berkembang pesat, salah satunya melalui penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran interaktif. perangkat berbasis sentuhan, seperti tablet dan Interactive Flat Panel (IFP), mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dibandingkan media konvensional. Anak usia prasekolah dapat memahami konsep dasar, seperti pengukuran dalam pembelajaran STEM melalui penggunaan teknologi interaktif, di mana fitur interaktivitas berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan transfer pengetahuan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis pengaruh penggunaan IFP dalam meningkatkan keaktifan pada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji artikel ilmiah yang diperoleh dari database ScienceDirect dan Google Scholar yang terbit dalam rentang tahun 2015–2026. Proses seleksi artikel dilakukan melalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan IFP sebagai media pembelajaran interaktif mampu meningkatkan keaktifan anak secara signifikan, yang ditunjukkan melalui peningkatan partisipasi, perhatian, serta keterlibatan anak dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, IFP juga berkontribusi dalam pengembangan kemampuan kognitif, bahasa, dan sosial melalui pendekatan pembelajaran berbasis bermain (play-based learning) dan penggunaan konten interaktif seperti permainan edukatif dan digital storytelling. Faktor pendukung keberhasilan implementasi IFP meliputi kompetensi guru dalam mengelola media, desain pembelajaran yang menarik, serta integrasi teknologi yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Dengan demikian, IFP dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dalam menciptakan pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi anak usia dini. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik dan peneliti dalam mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi di pendidikan anak usia dini. Siti Nadhifah M. Zainuddin Eny Nur Aisyah Evania Yavie Yudithia Dian Putra ##submission.copyrightStatement## 2026-06-30 2026-06-30 6 2 122 131 10.28926/pej.v6i2.2684 Pengembangan dan Validasi Psikometrik Awal Kuesioner Kebutuhan Bahasa Inggris untuk Praktik Klinis Keperawatan https://ojs.unublitar.ac.id/index.php/pej/article/view/2814 There is no validated instrument available to measure the English language needs of nursing students in clinical practice. This study aims to develop and test the validity and reliability of the English Language Needs in Nursing Clinical Practice Questionnaire, developed based on themes from previous qualitative research. This research is a pilot study of instrument development. The questionnaire was tested on 36 nursing students at a private university in North Sulawesi who had undergone clinical practice in a hospital. Construct validity was analyzed using Pearson Product Moment correlation and Corrected Item–Total Correlation, while reliability was tested using Cronbach's Alpha. The questionnaire consisted of 17 questions. All items were declared valid with a calculated r value greater than the table r (0.329) and a Corrected Item–Total Correlation value ranging from 0.345–0.812. The reliability test showed a Cronbach's Alpha value of 0.936, indicating excellent internal consistency. The English Language Needs Questionnaire in Nursing Clinical Practice demonstrated excellent construct validity and reliability during the pilot study. This instrument has the potential to be used to identify the English language needs of nursing students and support the development of English for Nursing Purposes instruction. Christa Vike Lotulung I Gede Purnawinadi ##submission.copyrightStatement## 2026-07-03 2026-07-03 6 2 132 141 10.28926/pej.v6i2.2814 The CARE+E Framework: Reconstructing a New Ontology in Mathematics Education https://ojs.unublitar.ac.id/index.php/pej/article/view/2654 Pembelajaran matematika kerap terjebak dalam paradigma instruksional yang memberi penekanan berlebih pada aspek kognitif, sehingga dimensi psikologis dan emosional siswa sering terabaikan. Cara pandang semacam ini berkontribusi pada ketidakmampuan model pembelajaran yang digunakan oleh guru untuk menjawab kebutuhan peserta didik secara holistik. Penelitian ini berupaya merekonstruksi pedagogi matematika agar lebih holistik dengan mengembangkan pendekatan baru yang berorientasi pada keseimbangan rasionalitas dan afeksi. Penelitian menggunakan pendekatan pengembangan instruksional ADDIE, namun difokuskan pada tahap analisis, desain, dan pengembangan. Pada tahap analisis diperoleh informasi bahwa terdapat kekosongan dalam model-model pembelajaran matematika yang umumnya menekankan penyelesaian hambatan kognitif semata. Proses tahap desain menghasilkan landasan konseptual yang berakar pada Realistic Mathematics Education, Social Emotional Learning, dan Meaningful Learning. Selanjutnya, tahap pengembangan mengoperasionalisasi framework Compassionate Math melalui formulasi prinsip-prinsip operasional yang mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan relasional dalam pembelajaran matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa framework Compassionate Math dapat diformulasikan melalui prinsip CARE+E (Contentment, Activity, Relationship, Engagement, Empathy) yang berpotensi mengatasi hambatan kognitif tanpa mengabaikan aspek psikologis-emosional. Kontribusi penelitian ini terletak pada tawaran paradigma baru pendidikan matematika yang lebih humanis serta memberikan dasar teoretis bagi penelitian lanjutan berupa validasi empiris maupun implementasi di ruang kelas. Khabibur Rohman Wahyu Intan Putri Ayu Hidayat ##submission.copyrightStatement## 2026-07-04 2026-07-04 6 2 142 148 10.28926/pej.v6i2.2654