IMAM NAWAWI BANTEN, AYAT PERANG, DAN PERJANJIAN DAMAI

IMAM NAWAWI BANTEN, AYAT PERANG, DAN PERJANJIAN DAMAI

  • jauharudin jauharudin STID Al Biruni

Abstract

Imam Nawawi Banten merupakan rujukan utama Islam Indonesia. Islam di Indonesia memiliki jargon ‘rahmatan lil alamin’, kasih untuk semesta. Hanya saja, narasi ini tidak lebih dari kontra narasi terhadap narasi radikalisme Islam yang muncul pasca peristiwa Bom Bali I dan II, yang dilakukan oleh Amrozi dkk. Adapun narasi radikalisme Amrozi dkk. didukung oleh Q.S. al-Taubah (9): 5. Paradoks yang kemudian muncul adalah: Islam yang mengeklaim dirinya sebagai rahmatan lil alamin ternyata tidak lebih dari usaha untuk membenahi citra Islam yang sedang buruk. Berlatarbelakang dari paradoks ini, penulis akan berusaha menyoal kembali tafsir Imam Nawawi Banten terhadap Q 9: 5 dalam kitab tafsir Marā Labīd. Adapun kesimpulan penulis adalah (1) Secara epistemologis, Imam Nawawi menggunakan pendekatan struktural untuk menafsir Q 9: 5. (2) Adapun tafsir Imam Nawawi terhadap Q 9: 5 adalah: perang merupakan pilihan untuk menegakkan perdamaian ketika perjanjian damai yang disepakati dihianati.

Published
2022-08-02