Penerapan K-Means Cluster di Provinsi Jawa Timur Berdasarkan Ketahanan Pangan
DOI:
https://doi.org/10.28926/jsnu.v3i1.866Keywords:
Ketahanan Pangan, K-Means Cluster, Jawa TimurAbstract
Pangan merupakan kebutuhan utama yang harus dipenuhi masyarakat. Jika ketahanan pangan terganggu, maka akan berdampak buruk bagi kehidupan bangsa. Analisis K-Means Cluster adalah salah satu metode pada Analisis Cluster non hirarki yang mengelompokkan data ke dalam satu atau lebih kelompok. Data-data yang mempunyai karakteristik yang sama dikelompokan dalam satu cluster dan data yang mempunyai karakteristik yang berbeda dikelompokan ke dalam cluster yang lain. Data-data yang digunakan pada penelitian ini adalah luas panen padi, produktivitas padi dan produksi beras pada 38 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur tahun 2022. Ada tiga kelompok yang terbentuk yaitu Kabupaten/Kota dengan ketahanan pangan yang diduga rendah sebanyak 23 anggota, sedang sebanyak 9 anggota dan tinggi sebanyak 6 anggota.


