Kesenjangan Konseptual dan Prosedural Perpangkatan dan Akar: Studi Kasus Siswa Kelas VI JTA Imam An-Nawawi
Abstract
Penelitian mixed methods sekuensial eksplanatori ini mengkaji kesenjangan konseptual dan prosedural siswa kelas VI (JTA Imam An-Nawawi) pada materi perpangkatan dan penarikan akar. Desain ini menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif. Tes formatif dan angket persepsi yang diberikan kepada siswa digunakan untuk mengidentifikasi pola kesalahan dan tingkat penguasaan. Temuan kuantitatif tersebut kemudian dieksplorasi melalui wawancara dengan guru untuk menggali faktor pengaruh. Hasil menunjukkan rata-rata penguasaan perpangkatan jauh lebih rendah (54,54%) dibandingkan penarikan akar (67,27%). Analisis lebih lanjut mengungkap dominasi pemahaman instrumental dan kecenderungan overconfidence siswa sebagai akar masalah kesenjangan tersebut. Temuan ini mendukung perlunya intervensi yang menautkan prosedur dengan makna melalui pendekatan konkret–representasional–abstrak, retrieval practice, worked examples dengan self-explanation, dan penilaian berbasis justifikasi.



