Penulis disarankan untuk memperluas cakupan data dan melakukan analisis yang lebih rinci pada studi selanjutnya.

  • I Made Astra Universitas Negeri Jakarta
  • Elis Winarsih Universitas
Keywords: keterampilan proses sains, discovery learning, Pengukuran

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan keterampilan proses sains peserta didik melalui penerapan model discovery learning pada materi pengukuran. Penelitian menggunakan desain PTK tiga siklus dengan model Kemmis dan McTaggart meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X.3 SMA Islam Al Azhar 4 Bekasi yang memiliki tingkat keterampilan proses sains yang rendah. Aspek keterampilan proses sains yang diteliti adalah eksperimen, pengumpulan data, analisis data, komunikasi ilmiah, kolaborasi dan penggunaan alat digital. Dalam penelitian ini menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan sintaks yaitu: stimulasi, identifikasi masalah, pengumpulan data, pengolahan data, verifikasi, dan generalisasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi keterampilan proses sains dan Lembar Kerja Peserta Didik. Indikator keberhasilan pada penelitian ini adalah apabila 70% peserta didik mampu melakukan eksperimen, pengumpulan data, analisis data, komunikasi ilmiah, kolaborasi dan penggunaan alat digital. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus I keterampilan proses sains siswa mencapai 16%, siklus II meningkat menjadi 62%, serta pada siklus III menjadi 87%. Perolehan nilai LKPD pada tiap aspek keterampilan proses sains siklus III adalah: eksperimen 90 (sangat baik), pengumpulan data 90 (sangat baik), analisis data 92 (sangat baik), komunikasi ilmiah 86 (baik), kolaborasi 88 (baik) dan penggunaan alat digital (baik). Oleh karena itu, berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat peningkatan keterampilan proses sains dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning pada materi pengukuran.

Published
2025-12-18