Peningkatan Representasi Vektor dan Induksi Magnet Siswa XII SMA Kanisius berbasis PjBL
Abstract
Materi induksi medan magnet sering dianggap sulit karena bersifat abstrak dan menuntut kemampuan menggambarkan arah medan serta memahami perubahan fluks magnet. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan representasi vektor dan pemahaman konsep induksi medan magnet melalui penerapan Project-Based Learning (PjBL) secara bertahap pada siswa kelas XII SMA Kanisius Jakarta. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan tiga siklus. Setiap siklus terdiri atas pretest–posttest, observasi pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian produk proyek. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang berarti pada kedua aspek. Ketuntasan belajar meningkat dari 69,24% pada pra-siklus menjadi 96,75% setelah Siklus III, dengan nilai N-Gain 0,92 (kategori tinggi). Peningkatan terjadi setelah siswa mendapatkan bimbingan representasi vektor, pembagian peran yang jelas dalam kelompok, serta pendampingan guru dalam menghubungkan hasil eksperimen dengan penjelasan konsep. Temuan ini menunjukkan bahwa PjBL efektif untuk membantu siswa memahami konsep induksi magnet secara lebih konkret dan aplikatif.



