Studi Pendahuluan Pengembangan LKPD Berbasis Scaffolding untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa SD
DOI:
https://doi.org/10.28926/pej.v6i3.2857Keywords:
analisis kebutuhan, LKPD, Scaffolding, kemampuan berhitung, Sekolah DasarAbstract
Kemampuan berhitung merupakan fondasi numerasi dasar siswa SD yang masih belum berkembangoptimal.Studi ini berfokus pada menganalisis keperluan pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang didasarkan pada scaffolding untuk meningkatkan keterampilan menghitung murid. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif studi pendahuluan tahap Define model 4-D di UPT SD Negeri Mojorejo 01 Kabupaten Blitar dengan subjek guru kelas dan siswa kelas IV. Data diperoleh dari pengamatan, wawancara, pengumpulan dokumen, dan asesmen diagnostik awal, kemudian dievaluasi menggunakan pendekatan Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan pembelajaran masih berpusat pada guru, bahan ajar belum memfasilitasi scaffolding, dan kemampuan berhitung siswa beragam: 13% rendah, 40% sedang, 47% tinggi. Guru membutuhkan bahan ajar untuk latihan berhitung bertahap di awal pembelajaran. Dengan demikian, pengembangan LKPD berbasis scaffolding diperlukan sebagai alternatif untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa SD.References
Anghileri, J. (2006). Scaffolding practices that enhance mathematics learning. Journal of Mathematics Teacher Education, 9(1), 33–52. https://doi.org/10.1007/s10857-006-9005-9
Adang Ridwan, Agus Salim, Ria Karmila, Mahdayeni Mahdayeni, Harlina Harja, & Rian Septiawan. (2026). Analisis Data Penelitian Pendidikan: Konsep, Prosedur, dan Implementasi pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Mutiara : Jurnal Penelitian Dan Karya Ilmiah, 4(3), 96–111. https://doi.org/10.59059/mutiara.v4i3.3121
Kawabata, M., Lee, K., Choo, H. C., & Burns, S. F. (2021). Breakfast and exercise improve academic and cognitive performance in adolescents. Nutrients, 13(4). https://doi.org/10.3390/nu13041278
Nari, N., & Mardhiyah, A. (2024). Pengembanga LKPD Berbasisi Scaffolding Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Numerasi Peserta didik Pada Materi Bangun Datar. Journal of Education Research, 5(4), 6893–6903. https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.1767
Plomp, T., & Nieveen, N. M. (2010). An introduction to educational design research.
Prastyo, I. S., & Hartono. (2020). Jurnal phenomenon. Phenomenon, 10(1), 25–35.
Putri, K., & Dirgantoro. (2016). Kompetensi guru matematika dalam mengembangkan kompetensi matematis siswa. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 8(2), 157–166.
Saputra, R., Novaliyosi, N., Syamsuri, S., & Hendrayana, A. (2024). Systematic Literature Review: Strategi Scaffolding dalam Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 1697–1710. https://doi.org/10.31004/cendekia.v8i2.3312
Vessonen, T., Dahlberg, M., Hellstrand, H., Widlund, A., Korhonen, J., Aunio, P., & Laine, A. (2024). Task Characteristics Associated with Mathematical Word Problem-Solving Performance Among Elementary School-Aged Children: A Systematic Review and Meta-Analysis. In Educational Psychology Review (Vol. 36, Number 4). https://doi.org/10.1007/s10648-024-09954-2
Vygotsky, L. S. (1978). Miund in society. Harefuah, 108(3–4), 101–103.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tutin Setyo Rini, Neni Mariana, Wiryanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


