Efektivitas Konseling Supportif dalam Membantu Transisi Siklus Kehidupan Dewasa Awal
DOI:
https://doi.org/10.28926/psychoaksara.v4i2.2749Keywords:
Konseling Suportif, Dewasa Awal, Transisi Siklus Kehidupan, KecemasanAbstract
Kesulitan dalam menghadapi transisi kehidupan pada masa dewasa awal dapat menimbulkan berbagai permasalahan psikologis, seperti kecemasan, keraguan dalam mengambil keputusan, dan kebingungan dalam menentukan arah hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas konseling suportif dalam membantu mengatasi kesulitan transisi kehidupan pada dewasa awal. Penelitian menggunakan pendekatan single subject research (SSR) dengan desain eksperimen kasus tunggal. Subjek penelitian adalah seorang laki-laki berusia 32 tahun yang mengalami kesulitan menghadapi transisi kehidupan yang ditandai dengan rendahnya kepercayaan diri, ketergantungan dalam pengambilan keputusan, kecemasan terhadap masa depan, dan kebingungan menentukan tujuan hidup. Intervensi konseling suportif dilaksanakan secara individual dalam enam sesi. Pengukuran tingkat kecemasan dilakukan menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) pada tahap pra-intervensi dan pasca-intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor kecemasan. Subjek menunjukkan peningkatan keterbukaan dalam mengungkapkan pikiran dan perasaan, pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan, kemampuan mengidentifikasi pengalaman positif, serta kemampuan membangun harapan dan tujuan hidup yang lebih jelas. Temuan ini menunjukkan bahwa konseling suportif efektif membantu individu dewasa awal menghadapi kesulitan transisi kehidupan secara lebih adaptif.Downloads
Published
2026-07-15
How to Cite
Vitaloka, L., & Pratitis, N. (2026). Efektivitas Konseling Supportif dalam Membantu Transisi Siklus Kehidupan Dewasa Awal. Psycho Aksara : Jurnal Psikologi, 4(2), 128–136. https://doi.org/10.28926/psychoaksara.v4i2.2749
Issue
Section
Articles


