Analisis Kesulitan Siswa dalam Memahami Operasi Bilangan Bulat di Kelas VI SDN 41 Pekanbaru
Abstract
Tingkat pemahaman siswa yang rendah terhadap operasi bilangan bulat menyebabkan hambatan dalam menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan prinsip-prinsip matematika dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bentuk dan faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan bagi siswa kelas 6 di SDN 41 Pekanbaru dalam memahami operasi bilangan bulat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan 25 siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui tes, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman yang mencakup pengurangan data, pengumpulan data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa menghadapi 64% kesulitan faktual, 28,8% kesulitan konseptual, dan 7,2% kesulitan operasional. Kesalahpahaman tentang bilangan negatif dan kesalahan dalam menerapkan aturan tanda pada operasi campuran merupakan kesulitan yang paling menonjol. Faktor-faktor utama yang berkontribusi adalah pemahaman yang lemah terhadap konsep dasar, ketidakhati-hatian dalam membaca soal, dan metode pembelajaran yang tidak relevan dengan konteks. Disarankan agar pendidik meningkatkan pemahaman konseptual siswa melalui latihan yang ditargetkan, penggunaan media konkrit, dan penerapan pendekatan kontekstual yang menghubungkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari.



