-
Tri Suciati
Madrasah Aliyah Negeri 19 Jakarta
Keywords:
Media Internet, Sumber Belajar, Hasil Belajar, Pembelajaran Kimia, Makromolekul
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kimia peserta didik pada materi makromolekul melalui pemanfaatan media internet sebagai sumber belajar di kelas XII D MA Negeri 19 Jakarta. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 34 peserta didik. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada setiap siklus. Nilai rata-rata peserta didik meningkat dari 81,47 pada pra tindakan menjadi 82,06 pada Siklus I dan 88,82 pada Siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 67,65% pada pra tindakan menjadi 76,47% pada Siklus I, hingga mencapai 100% pada Siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media internet sebagai sumber belajar mampu meningkatkan hasil belajar kimia sekaligus mendorong keaktifan dan kemandirian belajar peserta didik. Oleh karena itu, media internet direkomendasikan sebagai salah satu alternatif sumber belajar yang dapat diintegrasikan secara terencana dalam pembelajaran kimia maupun mata pelajaran lainnya untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.